Majalah sastra, pendidikan & kebudayaanMinggu, 18 Oktober 2026
Bennyinstitute Classes

PELUK KU SENJA

PELUK KU SENJA   Hembus angin sore Terasa menenangkan jiwa nan kosong Burung-burung berlalu lalang bahagia Tampak indah saling memanggil Waktu yang berharga untuk ku miliki Nikmat tuhan tiada bandingnya Senja Tempat ku berteduh disaat dunia...

Benny Institute17 Oktober 20209 pembaca

PELUK KU SENJA

  Hembus angin sore Terasa menenangkan jiwa nan kosong Burung-burung berlalu lalang bahagia Tampak indah saling memanggil Waktu yang berharga untuk ku miliki Nikmat tuhan tiada bandingnya Senja Tempat ku berteduh disaat dunia mematikan ku Tepat disaat sang surya mulai menghilang, akan tetapi Orang-orang mulai sibuk menikmati kecantikannya Tergila-gila aku padanya Jangan menghilang senja. Peluk ku senja Kau tau raga ini merindukan mu Terhanyut dalam fantasi menggila padamu Menyerbu bibir pantai Dalam ramainya sepi Ternyata pesona mu begitu melekat di otak. Kau senja yang selalu ku damba Menjadi saksi bisu Bersama perasaan yang terombang-ambing Ditepian nestapa Menerbangkan puing-puing asa Peluk ku senja. Tiada kata yang bisa ku ucap selain memuja mu Cantik anggun Jangan bergegas untuk pergi meninggalkan Aku menangis disini merindukan mu Bak rasa mati raga dan jiwa ku karena mu Kembali lah. Manusia bodoh ini siapa mu Hanya seorang membidik kecantikan senja Sayup-sayup aku memanggil Hingga kau menghilang kembali Lucu bukan Tak apa aku masih mencintaimu. Senja tolong katakan Aku rindu Dan jangan menampar ku dengan angin kesakitan Itu menyakitkan Senja ketahuilah Tentang rasa pahit dan manis antara kita. Datang menghampiri kegelapan Tertatih dalam sunyi yang remang Memeluk bukan yang pasti Teriring beranjak pergi Tapi tak bisa Kau sudah terlalu lama singgah di hati ini Kau begitu indah Aku sangat menyukai mu Tetapi kenapa! Kau hadir hanya sejenak Kau tau aku menggila karena mu Tapi kau hanya engkau. Kini bawalah aku kedalam dunia mu Merasakan hangatnya peluk mu Dekat kita bersama Hingga aku jatuh berlutut dihadapan mu Oh senja Cinta ini benar-benar berbahaya. Jangan tinggalkan aku senja Aku takut untuk kembali Hanya engkau tempat aku mengadu Tetap lah bersama ku Jangan pergi Dunia ini terlalu kejam untuk ku berpijak. Biodata penulis : Nama saya pischa putri meiranda atau biasa dipanggil dengan pischa, saya berasal dari kota lubuklinggau. Saya lahir pada tanggal 6 mei 2000, Cita-cita saya ingin menjadi sosok guru sekaligus penulis yang berkompeten dan Berakhlak mulia. Saya sekarang tinggal, di kelurahan bandung kota lubuklinggau.